Sering kita mempersoalkan

kejujuran

dan
kepercayaan

saling berhubung kait. Tapi dalam dunia globalisasi

ini adakah kejujuran dan kepercayaan masih diaplikasikan dalam kehidupan seharian. Masihkah kita percaya dengan kejujuran seseorang jika dia mengulangi kesilapan

yang sama.
Bolehkah kita mempercayai seseorang itu hari ini dia berkata "oh sorry, aku tak akan buat lagi, sumpah... janji aku tak buat lagi

..... tapi mengapa perkara yang sama diulangi lagi.....
Aku serik, bosan

.... benci

..... bila seseorang bersikap begini........
“Senantiasalah kalian jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebajikan, dan kebajikan membawa kepada surga. Seseorang yang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur, akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang yang selalu jujur. Dan jauhilah kedustaan karena kedustaan itu membawa kepada kemaksiatan, dan kemaksiatan membawa ke neraka. Seseorang yang senantiasa berdusta dan selalu berdusta, hingga akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta.” (HR al-Bukhari dan Muslim, teks hadis mengikuti versi Muslim)
No comments:
Post a Comment